Pada tanggal 16 April 2011 yang lalu, Gerald A. Doering bersama dengan anaknya, Ted Doering, membuka koleksi sepeda motor mereka untuk umum. Museum yang diberi nama Motorcyclepedia ini memiliki koleksi lebih dari 400 sepeda motor. Sebagian besar koleksi berasal dari tahun sebelum 1950.
Berlokasi di 250 Lake Street, Newburgh, New York, museum ini memilik luas keseluruhan 7900 meter persegi. Museum ini dibagi menjadi beberapa galeri, antara lain galeri motor Indian, galeri motor Chopper, galeri motor Polisi dan Militer, dan galeri motor Circa.
Gerald Doering membeli sepeda motor pertama kali pada tahun 1947. Waktu itu sepeda motor yang dibelinya adalah Indian Scout 1929. Sejak saat itu dia langsung jatuh cinta dengan sepeda motor dan menambah terus koleksinya. Di antara koleksinya ada trike De Dion-Bouton keluaran 1897, sepeda motor dengan tenaga uap Thomas tahun 1901, Harley Davidson 1964 yang pernah digunakan oleh john F. Kennedy. Doering juga memiliki hampir semua edisi dari sepeda motor Indians yang telah tutup di tahun 1953.
Jika Anda beminat mengunjungi museum tersebut, anda dapat datang pada jam 10 pagi sampai dengan jam 5 sore. Museum dibuka hari Kamis sampai dengan Minggu. Tiket masuk $10 untuk orang dewasa, dana $5 untuk anak-anak di bawah 12 tahun.
Sepeda Motor Indonesia
Minggu, 25 Desember 2011
Sabtu, 05 November 2011
Honda Tarik 120 Sepeda Motor
Hanya gara-gara stiker yang tertempel di swing-arm, Honda terpaksa menarik 120 sepeda motor sport-touring, NT700V, yang dibuat tanggal 26 November 2009 sampai dengan 27 November 2009.
Pada stiker tersebut tertulis ukuran ban dan tekanan ban yang menyesatkan, alias tidak benar. Jika pengendara mengikuti petunjuk di stiker tersebut, maka dikawatirkan akan terjadi kerusakan dini pada ban sepeda motornya, sehingga berpotensi untuk membahayakan keselamatan sang pengendara.
Honda akan menyampaikan informasi yang benar melalui surat kepada para customernya. Pemilik NT700 juga bisa ke dealer untuk mengganti stiker yang salah dengan stiker yang baru.
Uh . . . hanya gara-gara stiker :(
Pada stiker tersebut tertulis ukuran ban dan tekanan ban yang menyesatkan, alias tidak benar. Jika pengendara mengikuti petunjuk di stiker tersebut, maka dikawatirkan akan terjadi kerusakan dini pada ban sepeda motornya, sehingga berpotensi untuk membahayakan keselamatan sang pengendara.
Honda akan menyampaikan informasi yang benar melalui surat kepada para customernya. Pemilik NT700 juga bisa ke dealer untuk mengganti stiker yang salah dengan stiker yang baru.
Uh . . . hanya gara-gara stiker :(
Minggu, 30 Oktober 2011
AISI Mengadakan Lomba Foto Berhadiah Total Rp 36 Juta
"Ikuti Kontes Foto AISI (Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia) dan rebut hadiah Jutaan Rupiah. Caranya, cukup foto pengendara dengan motornya sesuai pilihan tema lomba yang telah ditentukan. Kirim foto sesuai syarat dan ketentuan paling lambat 31 Desember 2011.
Tim juri dari AISI dan fotografer senior Arbain Rambey akan memilih foto para pemenang. Kemudian foto para pemenang akan diikut-sertakan dalam lomba foto tingkat Asia FAMI (Federation Association Motorcycle Industry).
Syarat dan ketentuan:
• Lomba ini terbuka untuk kategori Jurnalis dan Umum
• Objek sepeda motor harus berasal dari pabrikan motor : Honda, Kanzen, Kawasaki, Suzuki, TVS, Yamaha.
• Peserta wajib menyertakan surat pernyataan keaslian ide atau foto.
• Materi foto dikirim dalam bentuk ukuran 20R glossy paper dan soft copy format TIFF/JPEG dengan resolusi tinggi dan disimpan dalam bentuk CD/DVD.
• Pemotretan dapat menggunakan media film, digital, atau melalui handphone tanpa rekayasa Photoshop.
• Foto yang dikirim menjadi milik panitia dan berhak untuk mempublikasikan foto tersebut.
• Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 3 foto.
• Lomba ini tidak dipungut biaya
• Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat
• Pajak hadiah ditanggung pemenang
• Hanya ada satu karya yang akan diikut-sertakan ke FAMI Photography Contest ASIA
• Pengiriman foto dan CD/DVD dalam amplop tertutup beserta biodata lengkap dan fotokopi identitas diri ke : PO BOX 6813 JATJT JAKARTA 13068
Kriteria Penilaian
• Orisinalitas karya
• Kesesuaian tema dan unsur teknis
• Kedalaman ekplorasi tema serta komunikatif dalam menyampaikan pesan
• Inovasi serta sisi artistik penyajian visual
Tim juri dari AISI dan fotografer senior Arbain Rambey akan memilih foto para pemenang. Kemudian foto para pemenang akan diikut-sertakan dalam lomba foto tingkat Asia FAMI (Federation Association Motorcycle Industry).
Syarat dan ketentuan:
• Lomba ini terbuka untuk kategori Jurnalis dan Umum
• Objek sepeda motor harus berasal dari pabrikan motor : Honda, Kanzen, Kawasaki, Suzuki, TVS, Yamaha.
• Peserta wajib menyertakan surat pernyataan keaslian ide atau foto.
• Materi foto dikirim dalam bentuk ukuran 20R glossy paper dan soft copy format TIFF/JPEG dengan resolusi tinggi dan disimpan dalam bentuk CD/DVD.
• Pemotretan dapat menggunakan media film, digital, atau melalui handphone tanpa rekayasa Photoshop.
• Foto yang dikirim menjadi milik panitia dan berhak untuk mempublikasikan foto tersebut.
• Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 3 foto.
• Lomba ini tidak dipungut biaya
• Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat
• Pajak hadiah ditanggung pemenang
• Hanya ada satu karya yang akan diikut-sertakan ke FAMI Photography Contest ASIA
• Pengiriman foto dan CD/DVD dalam amplop tertutup beserta biodata lengkap dan fotokopi identitas diri ke : PO BOX 6813 JATJT JAKARTA 13068
Kriteria Penilaian
• Orisinalitas karya
• Kesesuaian tema dan unsur teknis
• Kedalaman ekplorasi tema serta komunikatif dalam menyampaikan pesan
• Inovasi serta sisi artistik penyajian visual
Langgan:
Entri (Atom)






